Posted by: Tohar | October 27, 2008

Penyakit lever dan solusinya


Penyakit lever atau sering disebut dengan Hepatitis adalah peradangan atau kerusakan sel-sel di jaringan hati. Peradangan ini timbul bisa dari beberapa faktor, bisa karena infeksi maupun karena virus. Gejala awal yang bisa dikenali adalah adanya perubahan warna pada kulit, telapak tangan, kuku, bahwa pada mata menjadi berwarna kuning. Gejala lain adalah perut menjadi kembung dan sering mual, badan terasa lemas dan rasanya ngantuk terus. Ada beberapa jenis hepatitis yaitu A, B, C,D dan E. Untuk jenis hepatitis A dan E, ini adalah tipe yang paling ringan dan secara medis masih bisa disembuhkan, tetapi untuk Hepatitis B,C dan D, maka kerusakan di jaringan hati adalah sangat parah dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Bagi yang sudah akut, maka perut akan membesar dan kalau diraba terasa keras.

Secara medis bahwa jika jaringan hati sudah mengeras, maka tingkat kesembuhan adalah sangat kecil bahkan bagi yang didiagnosis sirosis, jika tidak dilakukan transplatasi hati, maka hasil pengamatan, antara 3-4 bulan pasien meninggal dunia.

Pertanyaannya adalah apakah pasien yang mengidap Sakit Lever atau Hepatitis bisa sembuh? Secara medis memang sulit karena sampai sekarangpun belum ada obat nya. Obat yang diberikan hanyalah vitamin untuk meningkatkan ketahanan tubuh, tetapi tidak bisa mengobati jaringan hati yang rusak.

Kalau ditinjau dari segi psikologis dengan menggunakan pendekatan secara religi, insyaallah sakit lever atau hepatitis masih bisa sembuh. Tidak ada cara lain untuk sembuh, maka kita harus mau kembali kepada Sang Penyembuh yaitu ALLAH.

Secara faktor psikologis, sakit lever atau hepatitis ini timbul sebagai akibat dari sifat atau perilaku yang kaku, bahkan keras. Yaitu jika memiliki pendapat itu kaku, tidak mau diberikan pendapat oleh orang lain. Perilaku yang lain adalah emosi tinggi yang disimpan dihati, bahkan timbul rasa tidak suka kepada orang lain yang berlebihan. Maka dari itu muncullah ungkapan ”hatinya kaku dan keras” tidak bisa dibelokkan. Dari sifat yang kaku dan keras inilah maka penyakit lever atau hepatitis bisa muncul.

Terus bagaimana solusinya? Solusinya tidak lain adalah merubah semua perilaku yang kaku dan keras ini menjadi lunak. Terimalah masukan orang lain, dengarkanlah pendapat orang lain, jangan paksakan pendapat kepada orang lain dll.

Cara kedua adalah meminta ampun kepada Allah setiap waktu. Sholatlah tahajud dan lalu mohon ampun atas semua kesalahan yang sudah diperbuat. Insyaallah dengan merubah semua perilaku yang kaku dan keras ini serta memohon ampun dan kesembuhan kepada Allah, Allah akan kembali mengempukan hati yang keras ini. Jika hati yang sudah keras ini sudah diempukkan oleh Allah, maka artinya adalah kesembuhan.

Kenapa sholat tahajud? Sholat tahajud dilakukan di sepertiga malam, dalam kondisi yang sepi ini maka doa akan lebih khusyuk. Dasar sholat tahajud kan jelas di Al Quran, Surat Al –Israa’ ayat 79.

Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang tahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahhan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

Sholat adalah ibadah yang sangat lengkap, semua permintaan sudah ada disini. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyembuh. Tidak usah berkecil hati ketika ditimpakan kesulitan atau sakit. Ketika ditimpa sakit atau kesusahan artinya Allah masing sayang dan mengingatkan kita untuk kembali kepada-Nya. Mari kita kembali kepada Allah, tempat dari segala tempat untuk mengajukan berbagai macam proposal dan kepentingan.

(Disarikan dari berbagai Sumber – AMC, SP Psikoterapi dll).


Responses

  1. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur http://www.infogue.com/info/cinema/& http://www.infogue.com/game_online & http://www.infogue.com/kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://penyakit.infogue.com/penyakit_lever_dan_solusinya

  2. saya berusia 24 tahun..waktu kemaren saya di vonis lever oleh dokter saya..sekarang saya ga tao mesti gimana lagi…dari dulu saya pecandu minuman keras…sholat pun jarang…bagaimana cara mengatasinya

  3. Untuk Mas Dhie, kalau memang sdh divonis oleh Dokter kena Lever, pertama, bersegeralah minta ampun kepada Allah atas semua kesalahan. Hentikan minuman minuman keras. Jika ada sifat yang keras hati, emosi, dendam, rubahlah, hilangkan. Tegakkan sholat 5 waktu dan kerjakan sholat tahajud disepertiga malam. Minta ampun dan minta kesembuhan kepada Allah.

  4. yupz banged….
    penyakit hati atau lever emank nyaremin banged….
    tapi jangan takut dan jangan putus asa buat sembuh,,,!!!!!
    semata_mata Allah menguji kesabaran kita,yakni kita kuat pa nggak dalam menghadapinya..
    untuk Gilang pacarku..
    sabar yua kamupazti akan sembuh…
    asal kamu rajin ibadah ma Allah truz jangan patah semangat juga buat periksa kesehatan kamu dengan rutin periksa ke dokter…ok..
    i still loving u…..

  5. untuk Gilang….
    kalau kamu emank udah di vonis ma dokter dengan penyakit lever kamu ntu…kamu gag usah takut,,coz umur itu hanya Allah yang tahu kapan kita akan dipanggil..
    pokoknya kamu yakin dan percaya zz ma Allah kalo kamu ntu akn sembuh,,
    Gilang..walaupun kamu sakit aku akan tetap sayang ma kamu…
    ingat yua semua orang pazti akan mati jadi jangan takut untuk menghadapi itu..
    Gilang….aku tu sayang banged ma kamu…aku gag mu kilangan kamu…
    i love u so much….

  6. kalau aku sakit, allah lah yang akan menyembuhkanku (quran surat as-syuuaro ayat 80). jadi sudah jelaslah dasarnya. berobat ke dokter sebagai ikhtiar fisik dan berdoa sebagai ikhtiar batin sebagai kunci kesembuhan.

  7. saya mamanya billy, mau tanya kalau setiap bulan saya selalu sakit kepala sampai muntah terus-terus selama 2 hari apakah ini juga sebagian dari penyakit lever.thanks atas jawabannya.

  8. untuk lebih jelasnya, ibu bisa test darah dulu, biar tahu kadar SGPT dan SGPT nya berapa. Kalau ketahuan diambang normal tinggai perlu penanganan lebih lanjut. Kalau pusing diikuti dengan muntah mungkin ada hub dengan vertiqo (terganggunya syarat keseimbangan). Kalau memang ada vertiqo, sebaiknya, kurangi atau bahkan hilangkan sifat emosian, atau jengkel. mungkin lho bu. maaf kalau ini menyinggung.

  9. Sy divonis dokter lever..Krn SGPT ku 60,9..Apa itu berbahaya?Dan sy hepatitis apa ya?Apa A,B,Atau C?Tks

  10. SGOT normal adalah <38 dan SGPT normal <48. Hanya terpaut sedikit kok. Tenang saja, jaga pola pikir dan pola makan, hindari stress. Jika ada perilaku yang kaku, dirubah saja, insyaallah, fungsi hati akan kembali normal karena ijin dari Allah. Amin.

  11. mas much saya mau tnya..
    SGOT ma SGPT mamah saya diatas 100 gtu saya lupa pastinya brp…itu berbahaya atau tidak?? perut mamah saya juga kembung membesar…
    kalau tidur perutnya suka naik gitu sehingga tidak bs tdr…
    lalu termasuk hepatits yg mana ya?? aku tkt bgt nih mas much…
    mamah saya juga terkena sakit jantung yg membesar dia kena lever kata dokter akibat obat yg di konsumsi..
    mamah saya bisa sembuh total ga mas much tolong dijawab yah… makasih bgt

  12. SGOT normal <38 dan SGPT normal <48. diatas itu berarti indikasi kerusakan jaringan di hati. ada benarnya hati bisa membesar karena pengaruh obat, tetapi kalau dalam waktu lama tidak ada perubahan, berarti emang ada gangguan di lever nya. bisa diamati warna mata, kuku, kulit kuning ataukah tidak? soal sembuh, saya meyakini bahwa setiap penyakit selalu ada obatnya dan ketika dokter sudah angkat tangan, datang saja ke MAHA DOKTER yaitu ALLAH. secara psikoterapi, solusinya sudah ada ditulisan di atas.

  13. sebenarnya penyakit lever secara medis ada 2 penyebab.
    1. virus hepatitis A, B, C dst Ini yg berbahaya dan penyembuhannya lama.
    2. Karena gaya/pola hidup yg tdk sehat. seperti:
    Þ Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama
    Þ Tidak buang air di pagi hari.
    Þ Pola makan yang terlalu berlebihan.
    Þ Tidak makan pagi.
    Þ Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
    Þ Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
    Þ Minyak goreng ! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat,kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
    Þ Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/5 bagian. Sayur yang digoreng harusdimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
    untuk antisipasi jaga pola makan kurangi makanan berlemak,goreng gorengan dan makanan pedas.

  14. dari uraian diatas yg perlu diwaspadai adalah penyakit lever akibat dari virus hepatitis sedang lever akibat pola hidup yg tdk sehat insya allah cepat disembuhkan jadi sntai saja jalani hidup ini.
    YG PERLU DITEKANKAN DISINI PENYAKIT LEVER INI TIDAK ADA HUBUNGANYA SAMASEKALI DENGAN HATI YG KERAS/ATAU ORANG YG SAKLEK, ORANG YG KERAS KEPALA. SAYA SERING SHOLAT TAHAJUD HAMPIR TIAP HARI, PUASA SENIN KEMIS, ORANG YG LEGOWO TAPI KENAPA TETAP TERKENA LEVER. TEMAN SAYA JUGA KENA. TERNYATA SETELAH SAYA AMATI PENYEBABNYA ADALAH POLA HIDUP YG TIDAK SEHAT, SERING BEGADANG, POLA MAKAN YG BERLEMAK,GORENGAN DAN PEDAS. ITULAH INTI PENYEBAB DARI PENYAKIT LEVER.

  15. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa
    mengeluarkan biaya tambahan. Cukup mengatur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat
    yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya
    SEBAB:
    Malam hari jam 21-23: adalah waktu pembuangan zat- zat tidak berguna / beracun (detoksifikasi) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
    Malam hari jam 23-01 dini hari: saat proses
    detoksifikasi di bagian hati, harus berlangsung dalamkondisi tidur pulas.
    Dini hari jam 01-03: proses detoksifikasi di bagian
    empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
    Dini hari jam 03-05: detoksifikasi di bagian
    paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat
    bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan / detoksifikasi telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak mer intan gi proses pembuangan kotoran.
    Pagi jam 05 -07: detoksifikasi di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
    Pagi jam 07-09: waktu penyerapan gizi makanan bagiusus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakitsebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum jam 6:30.Makan pagi sebelum jam 7:30 sangat baik bagi merekayang ingin menjaga kesehatannya.
    Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubahkebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga jam 09-10 daripada tidak makan sama sekali.
    Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan
    mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna.
    Selain itu, dari tengah malam hingga jam 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah
    OLEH KARENANYA, TIDURLAH YANG NYENYAK DAN JANGAN BEGADANG !!!

  16. terima kasih sudah memberi banyak masukan dan itu sangat bermanfaat buat saya. sedikit saya sampaikan bahwa apa yg saya ulas diatas adalah sebab asal muasal timbulnya penyakit jika dipandang dari psikoterapi (psikologis dan akhlak). panjenengan benar bahwa pola hidup adalah penyebabnya, namun pola hidup yang spt apa, itu yang saya ulas lebih detil. orang yang sholat 5 waktu, sholat tahajud setiap malam, bahkan puasa daud, atau senin dan kamis tidak menjamin bebas dari penyakit, karena sholat atau ibadah bukan untuk mencegah penyakit, tetapi ibadah adalah untuk menuju ke ALLAH. jangankan panjenengan, seorang kyai sepuh (almarhum), yang memiliki PONPES besar pun akhirnya terjungkal karena penyakit lever ini dan ketika beliau diterangkan soal asal muasal penyakit levernya, beliau dengan legowo dan mengakui bahwa apa yg tertulis diatas pun itu benar (tidak 100% benar, mas). tetapi dasar hati yang kaku, yang keras, yg sulit utk menerima masukan orang, pendapatnya kaku, tidak bisa dibelokkan, selalu merasa benar sendiri dan juga kalau emosi disimpan dalam waktu yg lama, saklek, itulah yg menyebabkan ALLAH menyentil “lever” nya itu.

    mas wolo, hati itu adalah samudra, sifatnya lembut, dan ALLAH itu sifatnya MAHA HALUS, MAHA LEMBUT. sifat yg kaku bukan sifat manusia, sifat yg keras itu bukan sifat manusia. sifat sombong juga bukan sifat manusia. kaku, sombong, iri dengki, tidak mau menerima masukan orang adalah “Pakaian” syetan. jangan dipakai.

    nah, sedikit pertanyaan, jika panjenengan emang sakit lever, atau hepatitis, kira2 ada karakter2 tersebut di atas ada ataukah tidak? tidak perlu menjawab, itu adalah PR buat panjenengan.

    ulasan di atas bukan asal ulasan mas, tetapi hasil pengamatan dan juga penelitian selama lebih dari 4 tahun saya melakukan sendiri dan juga lebih dari 20 tahun yang sudah dilakukan oleh sesepuh saya. benar atau tidak, ALLAH lah yang tahu, tetapi saya sedikit berbagi bahwa inti dari ISLAM adalah bagaimana kita berbagi dan menciptakan keselamatan kepada seluruh alam, juga berbuat rakhmat pd diri sendiri.

    setiap sel adalah saksi dihadapan ALLAH. setiap sel akan bersaksi atas seluruh perbuatan yg kita lakukan setiap hari. sel-sel ini bisa ber – regenerasi lebih cepat jika kondisi “KETAATAN” kita kepada ALLAH juga baik. artinya ada perilaku yg tidak baik dihadapan ALLAH, itu akan membuat “PETUGAS” ALLAH juga tdk ngrumati sel ini.

    IMAN atau sholeh bukan di mata manusia, mas, tetapi di mata ALLAH. jd sholat atau ibadah bukanlah jaminan selama itu dikerjakan bukan karena ALLAH. demikian dan terima kasih.

  17. tambahan:
    saya juga ada kerabat, sudah hampir 20 tahun, tidur tidak lebih dari 3 jam setiap malam, makananya juga sembarang, apa yg dihidangkan ya dimakan. alhamdulillah tidak pernah sakit sampai sekarang. dan kuncinya adalah di akhlaknya itu, beliau tidak pernah marah, tidak pernah kemrungsung dsb.

    dan diluar itu, banyak teman saya yg pola hidupnya sangat teratur, sampai makan dan olahraga juga teratur, tetapi hidupnya juga kacau balau karena harus keluar masuk RS. dan kalau mau dirunut adalah perilaku alias akhlak yg morat-marit. dasar dan acuan dari psikoterapi ini adalah akhlak dari rosululloh. demikian tambahan ini dan semoga bermanfaat. maaf mas, kalau ada kata2 yg kurang pas.

  18. Sholat ku bukan untukku, sholatku untuk Allah, ibadahku bukan yang menyelamatkanku di hadapan wajah Tuhanku tapi kemurahan Rahmad Nya yang menyelamatkanku.

    aku sholat, aku puasa, aku zakat dan shodaqoh disaat ini tapi aku tetap tidak tahu bagaimana di akhir hidupku?

    semoga Allah berkenan menyambut rindu ini dalam rahmadNya bukan dalam murkaNya

  19. amin. semoga kita termasuk orang-orang yang diampuni dan diberi rakhmat oleh ALLAH.

  20. Bolehkah berpuasa (romadhon) saat terpapar/terkena Hepatitis A (hepatitis yg akut/sakit kuning/jaundice) ?
    mohon penjelasannya.

  21. kalau emang sakit ya jangan berpuasa mas. ALLAH memberikan kelonggaran kok. Allah tidak pernah membebani umatnya.

  22. sudah lama aku merasakan gejala2 penyakit lever,aku mau periksa ttp takut dengan vonis dokter,klo2 aku divonis kena lever,saya sring bergadang bangun siang,sekrang sering kembung,klo kena sinar matahari terasa silau sekali,sekarang aku mau nyoba untuk menjalankan saran rekan2,makasih teman2 atas saranya,smg aku bisa sembuh

  23. sebaiknya periksa ke dokter dulu mas, test darah untuk lebih detailnya. setelah tahu, baru bisa diambil tindakan lebih lanjut.

  24. saya punya cewe dia kena pnyakit liver dah hampir 2 thun,dia trkadang btuk darah&sring bgt pusing bagt yg ga kira2,sampe dia tu nangis ga kuat nahan rasa sakit na itu,&dokter memvonis umur na ga lama lagi mas,dia rajin shalat,ngaji&baik sama org lain,meskipun dia sedikit keras&kaku hatinya,ga bisa ngungkapin kmarahan na,hanya di simpan dalam hatinya,bulan puas kmarin dokter bilang penyakit na sembuh total tapi ga tu knapa pnyakit na itu timbul lagi,hanya allah yg tau kapan umr seorang makhluk/pun hamba na,sya trus menegarkan dia meskipun terkadang ia jatuh kedalam bayang2 vonis dokter itu,sya lagi ngejalanin muhasabah bareng ja,sya ajak di instrospeksi diri,&lebih mendekatkan diri kpada sang khalik,karna cuman yg nyiptain kita yg bisa melakukan apa saja termasuk berkenan nurunin mukzizat buat cewe saya,dia dari orang yg ekonomi na di bawah mas,mohon bimbingan na,saran/pun masukan na!
    trimakasih
    wassalam

  25. muhasabah bagus, artinya tafakur,mengingat kesalahan masa lalu dan lalu memperbaikinya. liver itu berkenaan dengan kerasnya hati, itu saja. sifat itu yang perlu dirubah. sholat bagus, puasa bagus, maupun ibadah yg lain bagus, bagus dr segi mana? dari sisi manusia ataukah Allah. sholat adalah laku artinya harus bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Allah itu maha lembut,jadi kita sebagai umat manusia jg harus lembut. maaf, bukan menghakimi, tetapi saran saya, sebaiknya rubahlah perilaku atau sifat yang keras menjadi lembut. insyaallah livernya kembali normal atas ijin Allah

  26. Sy py sdr.menurut crtnya dia kn liver dvonis g lm lg hdpnya.wktu pddkn di jerman kmrn ktnya dr mpe give-up ma kondsinya.tiap hour ia menjalani terapi yg menurutnya dimasukkan dlm sbuah tabung,dsinar.Skrg sdh kembali k indonesia,dan pengobatannyapun sama by terapi.sy tidak thu betulkah ia liver,ktnya srg pingsan.stau sy pengobatan liver dg mnm obt tiap hari,bkn terapi.mgknkah ini crta bhg?kmi rd pobia krn liver psti hepatitis n bs nular,tp dia blg g?mhn dbrikan pencerahan..,bnrkah itu liver ato krgn agr klrga menerimanya.(Sblmnya ia mang bandel&dsisihkan klrg).Kami bnr2 awam dan pnh tnda ty.trmksh u penjelasannya..

  27. hasil rekam medis sebenarnya bisa menunjukkan kena liver ataukah tidak. banyak pasien yang sembuh dari lever tentunya dengan terapi yang kontinyu, menjaga pola makan, pola hidup, pola pikir yang baik dan tentu saja tidak lepas dari doa yang penuh keteguhan kepada Allah. asal mau bersungguh-sunguh untuk berakhlakuk karimah, insyaallah sakit apapun bisa sembuh atas ijin Allah.

  28. Dok,.pman sya sdh be2rapa blan ni srg btuk drah dan kdg2 pusing truz mual dan d akhri mntah.stlh d prksa k dkter ktx pnykt lever.,emg siy dlux prkok brat,bnar g it pnybbx ?truz dok,bleh g jogging pgi bwt mgtasix ? Mhon bget solusix dok,mkasi y dok.mf jk ad slh2 kt

  29. olah raga ringan boleh saja asal kondisi fisik memungkinkan. ada tradisi orang jawa kalau kena penyakit lever, disuruh mandi embun alias berguling-guling di lapangan pd waktu pagi. soal manjur atau tidak sy tidak tahu, tp ada yg pernah melakukannya. soal solusi kesembuhan, tidak ada yg bisa menyembuhkan kecuali Allah. Jadi datang saja ke Allah, rubah semua perilaku yg tidak baik, jd lah orang yang bersabar dan yang PASTI harus mau kembali kepada ALLAH dengan TOTALITAS.

  30. assalmualikum
    saya di duga terkena hepatitis B carrier sehat… SGPT dan SGOT normal tapi Hbsag +… truss bagaimana caranya biar Hbsag kembali negatif… karena dokter yang saya temui kurang bikin optimis.. trims

  31. positif thinking saja mas, optimis, jangan stress. jaga pola makan, pola hidup yang teratur. jika ada perilaku yg kaku, dirubah saja mas. banyak doa dan khususnya waktu tengah malam banyak digunakan untuk ibadah malam dan perbanyak mohon ampun dan kesembuhan. insyaallah sembuh.

  32. aqe tru prihatin atas oyank2 yg terkna lever, sebab pnyakit ini sangat berbhaya… n yg lg mngidap pnyakit ini tabahkn sj hatix n sabar krn pnyakit ini adalah cobaan dr allah .

  33. bgm akibatnya apabila menikah dengan laki2 yang punya penyakit lever?apakah bisa mempunyai keturunan?

  34. Lever tidak ada hubungan dengan keturunan, melainkan kesehatan, jadi ketika sakit lever, kondisi tubuh lemah, bagaimana bisa berhubungan suami-istri???. Gitu mbak Lili…

  35. Lever it menular nggak??? bagaimna dengan keturunan..? ayah saya meninggal karena pnykit lever. kalo mnular bgmna cra pnularannya.? trims

  36. Medis mengatakan bahwa virus hepatitis menular, tapi saya meyakini bahwa penyakit lever tidak menular. Andaikata menular berarti satu anggota keluarga terkena, maka yang lainnya akan kena pula. Kalau ditelaah secara psikoterapi sakit lever tidak menular, melainkan yang menular (baca menurun) adalah karakter atau faktor genetika yaitu berupa perilaku. Jadi kalau pengin terhindar atau pengin sembuh dari sakit lever adalah jadilah orang yang lembut, tidak keras hati (tidak mau menerima masukan orang lain), tidak gampang jengkelan. Demikian Mbak Fitri.

  37. gari tulisan2 ttg gejala penyakit Lever, nampaknya saya terkena gejala itu, awalnya saya kira itu hanya gangguan pencernaan dan saya sdh konsultasikan ke dokter, dan di kasih obat. tetapi tidak ada hasilnya. saya msh ttp mual2, sering muntah, nafsu makan menurun, berat badan menurun, gampang lelah dan mudah ngantuk. apa ini gejala penyakit lever?? mohon jawabannya

  38. Belum tentu. Lebih pasnya periksa darah. Insyaallah kedeteksi.

  39. perut saya sering sakit.mual.pusing bahkan ga bsa tdr.,.apakah sy kena lever.

  40. Untuk analisa lebih detail, sebaiknya test darah terlebih dahulu, nanti ketahuan SGPT dan SGOT nya.

  41. Allah memberikan musibah termasuk sakit kepada manusia mungkin sebagai cobaan/ujian untuk menaikkan derajat keimanannya kepada Allah, ttp dapat pula sebagai hukuman atas perilaku manusia yang tidak baik. Hanya Allah yang tahu alasan Dia menurunkan sakit kepada seseorang. Menurut saya, tidak selalu karena memiliki hati yang keras dan kaku hingga seseorang terkena sakit lever/kerusakan hati.

  42. Saya setuju bahwa Allahlah yang lebih tahu. Kalau Mas langsung ke Allah, maka selesailah, tidak perlu ada yg dibahas, padahal sesungguhnya Allah sudah memberikan hak penuh kepada manusia utk berbuat, mau berbuat baik silahkan saja dan mau berbuat jahat silahkan saja. Selalu juga ada hukum sebab akibat dan Allah menurunkan sesuatu bukan serta merta melainkan ada prosesnya. Dasar saya sederhana saja surat As-Syuura ayat 30 dan 31. Silahkan dipahami saja maknanya. Demikian Mas.

  43. Saya sependapat dg Kata2 Bijak “Hati yang Gembira adl Obat yg Manjur, tapi Semangat yg Patah Meneringkan Tulang”. Saya yakin bhw semua penyakit pasti ada obatnya. ada yg mengatakan bhw penyakit yg tdk ada obatnya adl “Meninggal”. Tuhan tdk memberikan rancangan kecelakaan bg umatNYA tp Kebaikan. Jd jika kita mengalami suatu penyakit, jgn takut. Tetap berusaha, lewat pengobatan & perbaikan pola makan dsb tetapi yg lebih penting dr itu, Koreksi Diri, apakah selama ini kita punya waktu khusus utk ibadah kpd Allah kita, Tabib di atas segala Tabib. atau masalah yg blm kita selesaikan sec damai & kasih??? Tuhan pnya Rencana utk sgala sesuatu yg terjadi…..ttp semangat.

  44. mo ikutan nanya yah, kan pak Tohar sudah memberitahu ambang SGOT dan SGPT yang normal, dan saya sudah pernah melakukan test darah kemarin (sebenarnya untuk kepentingan kerja) tapi ternyata saya diinfokan terkena lever, kanget bin ajaib siy…
    boleh diinfokan seberapa parahnya angka2 ini?
    SGOT 16 IU/L, SGPT 10 IU/L, HBsAG reactive 64.24
    menurut hasil ini saya kena lever karena sering mengkonsumsi obat2an yg dijual secara bebas…
    untuk jawabannya saya ucapkan terima kasih…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: