Posted by: Tohar | April 13, 2009

Be a Master


Simaklah acara Be A Master dengan pembawa acaraanya Nico dan dewan juri Romy Rafael dan Dedy Corbuzier yang ditayangkan setiap malam Jumat di RCTI. Slogan yang selalu disampaikan oleh MC adalah Be A Master, menjadi bintang tanpa mantra. Ini pembodohan publik ataukah emang acara entertainment murni? Mana ada tanpa mantra tetapi yang ditampilkan adalah acara kesaktian bak acara debus, berjalan di atas bara api dan pecahan beling atau kaca lalu sang pesertanya, Darko mengatakan bahwa ini semua bisa dilakukan oleh orang-orang biasa. Mana ada orang bisa berjalan di atas bara api atau pecahan kaca tanpa mantra? Sekuat apapun pasti kaki akan melepuh dan kaki juga akan berdarah ketika menginjak pecahan kaca.

Di tayangan minggu lalu, Limbad juga menampilkan atraksi melengkungkan besi cor dan juga menaiki tangga yang tersusun dari pisau tajam dan juga lampu TL dan lampu itu tidak patah, kaki juga tidak berdarah. Dalam tanyangan malam Jumat kemarin, Limbad malah menampilkan atraksi di gilas “slender” alat berat untuk menggilas batu pada saat proses pengaspalan jalan dan Limbad tidak apa-apa. Tetapi ketika saya perhatikan ada hal yang aneh dan ini adalah satu trik yaitu alas yang digunakan adalah empuk, semacam kasur atau busa. Jadi ketika Limbad dilindas, maka secara otomatis tubuhnya adalah tenggelam masuk ke dalam busa sehingga tubuhnya tidak hancur. Coba kalau atraksi dilindas slender itu langsung di atas aspal? Apa berani dia? Iya, sekali lagi ini adalah atraksi, ujung-ujungnya adalah SMS.

Dalam dunia tenaga dalam, atraksi tersebut sudah biasa jadi bukan hal yang aneh. Bagi yang sudah belajar tenaga dalam maka kulit bisa tahan api bisa kebal senjata tajam juga bukan hal yang aneh. Apa itu semua tidak menggunakan mantra? Semua menggunakan mantra meskipun bukan mantra-mantra khusus tetapi mantra yang dibaca dalam hati ketika sedang latihan tenaga dalam. Apa yang ditampilkan Limbad atau Darko tidak ubahnya adalah pemain debus atau pemain kuda lumping atau kalau di Jogja dikenal dengan jatilan, cuma label dan tempat atraksinya beda juga dipandu oleh seorang MC yang juara.

Kenapa mesti menampilkan acara yang berbau klenik atau bahkan menampilkan kesombongan dan kekuatan? Ilmu-ilmu seperti itu sudah kuno dan tidak ada manfaatnya selain hanya menambah kejumawaan dan menjadi terkenal saja. Saya malah tertarik dengan salah satu peserta yang benar-benar menghibur dengan atraksi kecepatan tangan dalam memainkan kartu. Kalau yang ini adalah murni ketrampilan tanpa unsur magic atau sebangsanya.

Saya tidak tahu apakah setelah RCTI akan ada stasiun TV swasta lain yang akan mengikutinya seperti acara Dunia Lain, Misteri dll. Menyimak acara itu, tidak ada tujuan lain kecuali hanya mengeruk rupiah dari pemirsa dan yang paling diuntungkan tentunya adalah RCTI seperti halnya acara KDI, Indonesian Idol dll. Rupiah oh rupiah….berbagai macam cara digunakan untuk mengeruknya.

Dalam dunia semakin maju, persaingan yang semakin keras, kenapa tidak membuat acara yang lebih mendidik seperti acara Cerdas Cermat, atau acara mencari anak-anak berbakat dalam bidang tertentu seperti Matematika, Fisika, Kimia atau Elektronika dan bagi pemenangnya akan mendapatkan beasiswa pendidikan di Luar Negeri? Acara seperti akan jauh lebih bermanfaat karena akan memancing minat para pelajar atau mahasiswa untuk bersaing dan yang paling diuntungkan jelas negara ini akan memiliki masyarakat yang “pintar dan cerdas” seperti negara Jepang.

Sekali lagi ini adalah realita dan sangat ironis karena masyarakat Indonesia lebih tertarik pada hal-hal yang berbau mistis dan klenik dibandingkan dengan hal yang berbau pendidikan.

Sayang……

13 April 2009 – 13.30 WIB


Responses

  1. SEBENARNYA MANTRA ATAU KLENIK ITU TAK ADA YANG PASTI ADALAH BAHWA KETIKA SESEORANG BERMANTRA ITU SEBENARNYA SEDANG MENSUGESTI DIRINYA MENJADI DALAM KEADAAN TERHIPNOSA(SELFHYPNOSA)DAN DALAM TRANS ITU IA MAMPU BERBUAT DILUAR NALAR SEBAB ENERGI NUKLEUS MANUSIA TERSTIMULASI. SPT ORANG KESURUPAN YG MELEMPAR BEBERAPA ORANG.

  2. MEDITASI ALA TENAGA DALAM JUGA DEMIKIAN SEBENARNYA IA MEMASUKI ALAM MENSUGESTI DIRI DEGAN SUARA HATI TERUS MENERUS MERELAXKAN DIRI MENGOSONGKAN PIKIRAN DAN AKHIRNYA MASUK ALAM BAWAH SADAR YG DIKONTROL SENDIRI OLEHNYA SEHINGGA ESP NYA TERSTIMULASI, SEPERTI KETIKA ORANG SANGAT PARANOID ULAR IA AKAN MAMPU MELONCATI TEMBOK YG SANGAT TINGGI. KRN TENAGA DPT TERHIMPUN TERPUSAT PADA KAKI DAN TERJADI PROSES STEROID KIMIA TUBUH SEHEBATNYA….DAN ENERGI DI KAKI SPT NUKLIR
    DAN MELONCAT SANGAT TINGGI…ITULAH INTINYA

  3. BILA TELAH MAHIR SELHYPNOSA ALA MEDITASI INI SANGATLAH CEPAT. HANYA BEBERAPA DETIK SAJA. JADI PERLU LATIHAN BERTAHUN-TAHUN.
    SAYA TAMBAHKAN PULA KETIKA ORANG TERHIPNOSA IA AKAN MAMPU TIDUR KAKU DAN DIJADIKAN JEMBATAN DIANTARA DUA KURSI.
    ITULAH YG SAYA MAKSUD. JADI MANTRA ATAU RAPAL ATAU AJIAN DLL ITU DAPAT BERGUNA BILA SELF HYPNOSA TERJADI. MAKSUD SAYA SELFHYPNOSA YANG DENGAN SADAR DAPAT MENGONTROL BAWAH SADARNYA SEPERTI SANG PENGHIPNOTIS MENJADI SATU DENGAN SI TERHIPNOTIS BEGITU. BELAJAR BEGITU SANGAT SULIT. KITA LIHAT TANGAN LIMBAD SAMPAI KELUAR ASAP ITULAH ENERGI YG TERKUMPUL DI TANGAN. BEGITULAH SEBENARNYA MANUSIA CIPTAAN TUHAN ITU, LEBIH DARI SEGALA MAHLUK. ADA BAIKNYA ITU UNTUK PENYEMBUHAN PENYAKIT SANGAT BAGUS……..

  4. mantra atau klenik ada mas dan itu bisa dibuktikan. bahkan kalau mau orang yang memiliki ilmu tersebut akan tidak berdaya ketika ilmu itu dilolosi satu persatu. klenik atau mantra tidak lain adalah “memanggil” ion-ion tertentu disekitar kita untuk membantu. itu adalah prinsip atau cara kerja mantra itu sendiri. orang yang bisa dihipnotispun tidak semua orang, hanya orang-orang yang tingkat kesadarannya rendah. Bagi yang kesadarannya tinggi, mau dihipnotis setinggi apapun ya tidak ada gunanya malah hipnotis itu akan membalik karena dalam jasad ini sudah ada “ruh suci” yang tingkat kedudukannya jauh lebih tinggi dari makhluk lain, mosok kalah sama hipnotis. boleh saja belajar seperti limbad tetapi sekali lagi ilmu semacam itu sebaiknya jangan dijadikan ajang pamer. saya sangat setuju kalau ilmu seperti itu dimanfaatkan untuk pengobatan. terima kasih mas wawan sudah sudi mampir. salam kenal.

  5. Pendapat Itu semua persepsi yang ada dikepala Kita masing masing

  6. bener mas, semua tergantung persepsi. selalu ada pro dan kontra. silahkan berpendapat, tidak ada yang melarang kok…namanya saja abad reformasi he he he

  7. lihatlah pasukan-pasukan dajal mulai bermunculan di depan tv kita, sebentar lagi semuanya akan terkecoh oleh dajal. Selamatkan kami ya Allah, bila Engkau mengizinkan jadikan kami yang terdepan yang gugur dalam jihad ini, tapi jagalah niat kami ya Allah hanya semata untuk Mu. Ampuni diri kami.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: