Posted by: Tohar | May 14, 2009

Tiada dualitas


Puncak kehambaan adalah apabila seseorang sudah menyadari sepenuhnya bahwa hakikat dirinya sudah tidak ada lagi. Ketika diri ini sudah melampaui batas dari kesadaran, maka yang ada hanyalah satu yaitu ALLAH. Sudah tidak ada aku, yang ada hanyalah DIA, karena DIA meliputi yang di langit dan di bumi. Ketika masih ada aku, maka aku ini adalah masih mengakui akan eksistensi makluk dan ini adalah kesombongan. Aku sudah tidak ada karena aku sudah melebur menjadi satu.. ALLAH. Yang tinggal adalah suwung.. hening.. tidak ada lagi alias kosong. Kalau sudah kosong maka sudah tidak ada lagi derita, takut, sengsara……..yang ada hanyalah cinta…sebagai wujud dari Ya Rahim nya Allah…..

Ditulis dari Bagian Perjalanan Jiwa
14 Mei 2009 – 13:00 WIB


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: