Posted by: Tohar | May 17, 2009

Flue Babi, sebab dan solusinya


Flue Babi menjadi momok yang menakutkan, kalau orang jawa bilang ini adalah “pagebluk”, pagi sakit, sore mati, sore sakit, pagi mati. Masa inkubasi dari flue babi pun sangat singkat hanya 30 menit, setelah itu bablas alias wassalam. Saya tertarik untuk menelusuri tentang “flue babi”, sebabnya kenapa dan bagaimana solusinya jika ditinjau dari psikoterapi. Sayang baru sedikit “sisik melik” yang saya dapatkan.

Sedikit sisik melik yang saya dapatkan adalah perilaku tentang babi ini adalah tamak dan serakah, tidak bisa membedakan mana yang halal dan mana yang benar, mana yang baik dan mana yang salah. Perilaku yang lainnya adalah “kikir” alias “pelit” ini dibuktikan bahwa bahwa babi sangat sedikit kencing maupun buang kotoran. Penginnya makan dan makan apa saya yang ditemuinya, lumpur dan bahkan kotorannya sendiripun dilahapnya tanpa kecuali. Singkat cerita “flue babi” ini sebagai akibat dari “pemuasan nafsu” duniawi, baik soal urusan perut maupun sex.

Itu adalah sedikit dari sisik melik yang saya dapatkan, tetapi itu masih sangat kurang dan akan saya telusuri lebih jauh lagi tentang Flue Babi ini dan semoga Allah berkenan “membuka” nya. Amin.

Ditulis dari Bagian Perjalanan Jiwa
18 Maret 2009 – 10:00 WIB


Responses

  1. saya ngikut saja mas ilmunya, semoga Allah memberikan hikmah pemahaman lebih pada anda setelah itu jangan lupa dibagi-bagi ya. Thanks.

  2. iseng saja kok mas. dari pada ndak ada kerjaan he he he


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: