Posted by: Tohar | May 18, 2009

Flue Babi (2)


Gejala Flue Babi tak ubahnya seperti Flue biasa yang diikuti dengan demam, batuk, nyeri otot, sakit tenggorokan dan juga merasa kelelahan. Alhamdulillah, akhirnya terbuka sedikit demi sedikit tentang flue babi ini. Organ yang terserang flue babi adalah meliputi :

– Kelenjar hipotalamus
– Paru-paru
– Jantung
– Otak
– Kelenjar Pituari

Kelenjar Hipotalamus sendiri berfungsi mengatur keseimbangan fungsi otonom tubuh seperti rasa haus, lapar, suhu tubuh, tekanan darah serta cairan tubuh. Sehingga ketika kelenjar ini terganggu maka secara otomatis diikuti dengan meningginya suhu tubuh melebihi normal (seperti gejala DBD) maupun naik atau turunnya tekanan darah sebagai akibat dari tidak normalnya jantung.

Paru-paru berhubungan dengan sesak nafas dimana hidung akan tersumbat sehingga suplai oksigen menjadi berkurang. Menurunnya kerja paru-paru ini menyebabkan kurangnya oksigen dalam darah juga kurangnya suplai oksigen ke otak. Jadi kerja paru-paru perlu dibantu dengan tabung oksigen.

Otak sendiri disini adalah pusat keseimbangan yang mengatur semua kerja organ tubuh. Yang diserang adalah otak kecil sehingga efek yang timbul adalah rasa pusing.

Kelenjar pituari adalah kelenjar yang fungsinya langsung menyuntikkan getah langsung ke darah. Kelenjar ini berhubungan langsung dengan anak ginjal yang menghasilkan adrenalin dengan fungsi memacu kerja jantung. Tentu saja penanganannya adalah organ-organ yang terkena tersebut harus dinormalkan fungsinya.

Jantung adalah memisah antara darah yang bersih dan darah kotor. Karena pengaruh dari adrenalin ini maka kerja jantung melemah dengan melemahnya jantung maka secara otomatis tubuh juga akan menjadi lemah.

Kalau penanganan secara psikoterapi, langkah awal adalah pasien harus tenang, santai. Level emosi dinolkan, perbanyak istighfar agar ketika obat dimasukkan, maka obat ini bisa langsung menembus ke seluruh aliran darah dan syaraf. Perbanyak konsumsi air putih agar suhu tubuh bisa normal kembali.

Karena masih dalam keterbatasan, saya masih belum yakin tentang kelenjar hipofisa dan hati, apakah dua organ ini ikut terganggu ataukah tidak. Saya harus konsultasi dengan para ahlinya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: