Posted by: Tohar | June 2, 2009

Hidup spt kabel listrik dan rel kereta api


Tubuh ini terbagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian kanan dan kiri persis seperti jalur rel kereta api. Kabel listrik pun terbagi atas 2 bagian, kabel positif dan kabel negatif. Kabel negatif tidak boleh bertemu dengan kabel positif karena jika bertemu efeknya adalah “KONSLETING”. Demikian juga dengan rel kereta api, tidak boleh mengerucut, kalau mengerucut, maka gerbong loko kan terguling dan kalau terguling efek terburuk adalah kematian.

Itu semua adalah analogi bahwa hidup ini terdiri atas baik dan buruk, buruk dilambangkan dengan kiri dan baik dilambangkan dengan bagian kanan. Bahkan kelak nanti di yaumul akhir, siapa yang menerima buku dengan tangan kanan artinya selamat dan berhak masuk ke surga.

Hidup ini harus berada pada jalur lurus, jangan biarkan jalur kiri dan kanan bertemu. Jalur kiri alias arus negatif adalah kesalahan-kesalahan yang kita perbuat setiap hari, termasuk disini adalah emosi, marah, iri dengki dan sejenisnya. Perilaku itu jangan diaktifkan.. biarkan terpendam saja. Karena ketika perilaku tersebut muncul, itu akan menyebabkan konslet dan satu konsleting sama saja memutus minimal satu syaraf tubuh. Setiap hari buat kesalahan maka semakin banyak syaraf yang putus. Maka ketika kesalahan itu bertumpuk tanpa ada usaha untuk memperbaikinya maka suatu saat bagian syaraf yang rusak itulah yang menyebabkan satu jenis PENYAKIT. Kalau setiap hari adanya adalah emosi, marah, tersinggung, negatif thinking, maka jangan kaget kalau bagian yang tidak baik itu di sentil ALLAH dengan pusing, jantung koroner bahkan stroke. Kalau bagian yang jelek ini di mulut, misalnya sering berkata-kata kotor atau sering cerewet, sering menghibah maka jangan kaget kalau mulut ini dikasih SARIAWAN. Jangan pula kaget ketika telinga ini tidak mau mendengar nasehat orang lain sehingga jadilah TULI dsb.

Jangan biarkan kabel negatif dan positif ini bertemu setiap hari. Kalaupun bertemu bukan kita yang sengaja menemukannya. Biarlah yang mempertemukan jalur kiri dan kanan adalah ALLAH alias mati dalam keadaan KHUSNUL QOTIMAH.


Responses

  1. Bener mas tohar setuju ngendikane


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: