Posted by: Tohar | July 3, 2009

Beratnya ditinggal istri


Sudah 3 hari saya tinggal sendirian, anak-anak dan istri sedang liburan, bukan liburan tetapi kebetulan ada famili yang punya hajat, terus, mereka tinggal sementara waktu sampai acara selesai, sekalian liburan lah. Jadi setelah bangun pagi, saya harus menyiapkan makanan sendiri, membersihkan dan merapikan tempat tidur lalu berangkat kerja. Pulang kerja, sampai dirumah, lalu menyapu lantai, membersihkan halaman dan tidak lupa mencuci pakaian, makan sendiri. Jam 9 malam semua pekerjaan baru selesai dan pyuh… tubuh menjadi keringatan. Wis pokoknya sendiri. Rumah terasa sepi, malam menjadi terasa sangat panjang. Dan, ternyata… tidaklah ringan hidup sendiri, ternyata tidak ringan merawat rumah. Dari 3 hari ditinggal istr, saya banyak belajar betapa berat tugas seorang istri, akhirnya semakin tahu menghargai seorang istri, semakin berterima kasih kepada istri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: