Posted by: Tohar | July 8, 2009

Pesta demokrasi telah usai


Selesailah sudah pesta demokrasi 5 tahunan. Entah berapa Trilyun rupiah sudah dihabiskan untuk memilih orang nomor 1 dan nomor 2 di negeri tercinta Indonesia. Pemenangnya juga sudah keliatan, dan akhirnya kelihatan siapa yang lebih dewasa dalam menyikapi kalah dan menang ini. Seperti kejadian yang lalu-lalu selalu muncul polemik “menyalahkan” sistem, protes tentang DPT ganda dsb. Ya, itulah manusia selalu sulit untuk membuka dada mengakui kekalahan, yang selalu disiapkan adalah kemenangan. Jari jempol perlu kita acungkan kepada Capres No.2… dengan slogannya, siapapun pemenangnya inilah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Sangat bijak dan semoga dengan kemenangan dan kesempatan ke dua ini membuat beliau semakin bijak dalam memimpin bangsa Indonesia 5 tahun ke depan.

Semoga uang Trilyunan rupiah yang sudah digelontorkan ini tidak sia-sia dan semoga apa yang sudah di janjikan dalam setiap kampanye bukan tinggal janji-janji kosong belaka, karena janji itu akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan ALLAH.

Disisi yang lain. komentar miring juga dilontarkan, siapapun presindennya, itu tidak ada pengaruhnya pada diri saya, saya tetap miskin, kalau tidak bekerja, saya juga tidak makan. Komentar itu tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Andaikata Indonesia ini tidak ada presiden, andaikata tidak ada negara, yang berlaku adalah hukum rimba dan kondisi akan menjadi semakin amburadul. Presiden adalah bagian dari sistem dan sistem ini harus berjalan. Negatif atau positif, semua tergantung kepada setiap individu yang memandangnya. Baik atau buruk, kita sebagai masyarakat turut andil dalam menyumbangnya. Sekali mencontreng, maka kita sudah turut andil menyumbang permasalahan jika ternyata dikemudian hari pilihan ini salah.

Ooooo…..duk duk duk..crek..crek..bumi gonjang-ganjing langit kelap-kelap…….Sang Dalang sudah menggoyangkan kelir……kita ikuti saja apa yang akan terjadi besuk….yang pasti…pesta demokrasi sudah usai kemarin..Ada pesta lain yang akan lebih khidmat lebih besar yaitu pesta kita akan dicontreng oleh Malaikat…….. Akankah kita dicontreng sebagai pemenang terhadap hawa nafsu dan lalu dimasukkan ke Surga ataukah kita dicontreng sebagai ahli neraka?.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: