Posted by: Tohar | July 18, 2009

Ilmu makrifat


Sepertinya istilah makrifat ini sudah tinggi sekali dan kadang tidak boleh dibicarakan disembarang tempat. Lalu apakah makrifat itu? Apakah emang hanya untuk komsumsi kelompok tertentu. Makrifat adalah milik setiap orang. Makrifat bukan berarti harus ikut tarekat tertentu. Makrifat kepada ALLAH bermakna mengerti ALLAH, mencintai ALLAH. Makrifat tidak identik dengan suluk, berdiam diri dalam kamar lalu wirid ini dan itu, atau iktikaf di masjid sekian hari dll.

Muncul pula istilah orang itu sudah makrifat, dia sudah mempelajari ilmu makrifat. Tidak ada ilmu khusus untuk belajar makrifat. Ilmu makrifat sudah digelar di seluruh permukaan bumi, bahkan didalam laut, sungai dan juga di langit. ALLAH sudah menggelar semua tanpa disembunyikan. Kalau ada orang mengclaim, aku sudah belajar ilmu makrifat, maka pertanyaan saya adalah ilmu makrifat yang seperti apa?? Kita belajar sholat, lalu mendirikan sholat lalu mengaplikasikan sholat itu dalam kehidupan sehari-hari, itu adalah makrifat. Anda menolong seorang pengemis, juga makrifat. Bersedekah atau memelihara anak yatim, itu juga makrifat. Bangun tengah malam, lalu bertahajud, itu juga makrifat. Melakukan reboisasi hutan, itu juga makrifat.

Jadi makrifat kepada ALLAH adalah semua aktifitas yang ditujukan kepada ALLAH melalui berbagai macam cara yang baik dan niat yang baik. Kalau mau lebih digamblangkan, makrifat bukanlah ilmu, melainkan LAKU alias perbuatan. Jadi tidak perlu lagi bicara aku seorang makrifat atau aku memiliki ilmu makrifat. Jadi Makrifatullah adalah cinta kepada ALLAH.


Responses

  1. menyimak tulisan anda diatas saya berfikir kebelakang beberapa tahun lalu…tentang Makrifat yang Insya Allah itu adalah karunia dari Allah Semata Namun jangan lupa bahwa agama Islam mengajarkan kita untuk menuntut ilmu melalui seorang guru supaya ada orang yang mampu membimbing kita bukan dengan Nalar kita semata…coba anda lebih merenung lagi tentang kehebatan Makrifat yang bukan semata-mata berdasarkan kajian kita…….Insya Allah kita diberi petunjuk guru yang mampu membimbing kita….Bukan dengan Emosi atau kesombongan tapi ke Ikhlasan hati ………………..pada prinsipnya jika ingin Makrifat bersihkan Kalbu jangan ada sombong, riya’ dengki..angkuh dan syirik ….itu kuncinya…(Kenal dirimu maka kau kenal akan Tuhan Mu….Tuhan itu lebih dekat dari urat nadimu)

  2. bukan nalar sendiri mas, tetapi makrifat adalah kecintaan kepada ALLAH, caranya lewat macam-macam, berdzikir, berpuasa, sholat, itu semua adalah makrifat. semua laku yang menimbulkan kecintaan kepada ALLAH dan makhluknya. cara termudah bermakrifat adalah sholat lalu mengaplikasihan sholat dalam keseharian.

  3. Yang anda katakan itu adalah benar semua tapi pada dasarnya Makrifatulah itu terbagi dua :
    1. Makrifat secara umum seperti apa yang anda tuliskan.
    2. Makrifat secara Khusus (karena pada hakekatnya :-Syahadat, Sholat, Puasa, Zakat dan Berhaji ada Perjumpaan dengan Allah Maka rugilah orang yang Sholat apabila tidak berjumpa sang Khalik ( berarti Hati lalai) Sholat adalah Mi’raj nya Seorang Muslim
    dan saya sangat setuju apa yang anda katakan bukannya saya mau Protes tapi Sekali lagi saya mohon maaf karena tidak ada maksud saya mau menyinggung perasaan orang lain apalagi saudara saya sesama Muslim sekali lagi saya mohon maaf semoga tidak ada ganjalan dihati kita

  4. santai saja mas agus. biasa saja. ini adalah forum terbuka, boleh kasih kritik, boleh masukan, boleh menambahkan. yang penting adalah niat untuk baik. itu saja mas. matur nuwun sudah mampir di blog ini. salam kenal.

  5. assalam…maaf sebelumnya…saya heran mengapa urusan makrifat jadi berabe begitu ya…..jadi gak jelas tujuannya…..maaf jangankan tujuan…sepatutnya anda menjelaskan dahulu tentang ketauhidan kita….tolong jawab 1 pertanyaan saya….DIMANA ALLAH….????
    nabi pernah bersabda apabila engkau tidak tahu dimana tuhanmu maka kamu kafir.
    terima kasih

  6. ALLAH tidak dimana-mana mas. ALLAH ada disini.. disini….

  7. kan Sudah Jelas Kalau Allah Lebih dekat dari urat Nadimu dan ia menyeliputi kita titik……. terjemahkan sendiri

  8. ngapunten sebelumnya.hanya ikut tukar pikiran. setahu saya Allah memang sangat dekat. tapi perlu diperjelas lagi. yang dekat, yang dimana-mana, yang disini, itu apaNya? DzatNya atau ilmuNya. kalau ilmuNya memang dimana-mana. tapi DzatNya Ada di atas Arsy (QS. 20: 5), banyak ayat yang menegaskan Allah ada di atas di antaranya: QS: 87: 1, 35: 10, 70:4, 4:158, intinya ilmu Allah ada dimana-mana, bahkan pertolongan dan kebersamaanNya ada di antara kita. tetapi DzatNya ada di atas. kalau kita membaca ayat Kursi: Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardh, Ibnu Katsir mendatangkan banyak Hadits yang menafsirkannya di antaranya: bahwa langit dan bumi jika diletakkan di atas kursi ibarat tujuh butir uang logam yang diletakkan di atas perisai. sementara kursi Allah jika diletakkan diatas Arsy, bagaikan gelang kecil yang ditaruh di atas hamparan padang pasir yang sangat luas. dan Allah ada di atas Arsy yang diibaratkan Nabi SAW dengan hamparan padang pasir yang sangat luas tersebut. mohon maaf, kalau kita mengatakan Allah dimana-mana tanpa memberikan penjelasan itu Dzat atau ilmuNya, kebanyakan orang langsung melarikannya kepada DzatNya. padahal itu bisa membenarkan pemahaman wihdatul wujud yang Allah menjelma dalam tubuh manusia, seperti menjelmanya Allah ke dalam tubuh Nabi Isa. di sisi lain kalau Allah ada dimana-mana, bisa saja berada di tempat2 yang kotor. ketika Rasulullah SAW bertanya kepada budak wanita Muawiyah bin Hakam, haditsnya ada dalam Bukhari dan Muslim: DImanakah Allah? budak tersebut menjawab: Allah ada di langit. Rasulullah SAW diam saja. itu adalah bentuk pembenaran dari beliau. karena beliau tidak pernah mengingkari sesuatu yang mungkar. ini sekilas tentang apa yang pernah saya baca. Allahu A’lam. semoga bermanfaat. maturnuwun. salam kenal.

  9. “nabi pernah bersabda apabila engkau tidak tahu dimana tuhanmu maka kamu kafir.”

    Nuwun sewu nggih, ini hadits rowahu siapa. siapa yang meriwayatkannya dan bagaimana derajatnya? apa sudah jelas sahih sehingga bisa dijadikan sebagai hujjah?
    sekali lagi mohon maaf, sekali lagi mohon maaf.
    والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

  10. laisa kamislihi saiun fil arld.. jadi sudah cukup jelaslah dimana ALLAH itu. di WC, tempat pelacuran, karaoke, masjid, kelenteng, wihara, sungai, laut, gunung, dalam bumi…ALLAH berada. kalau ditempat kotor ALLAH tidak ada, maka secara otomatis tidak ada kehidupan dong. karena secara otomatis, kalau ALLAH tidak ada disitu… bagaimana ada kehidupan? Nafas emang dr siapa, kan dari ALLAH.

  11. saya tidak paham hadist yg disampaikan oleh mas bastomi. saya ini bodoh mas. saya tidak berani mengkafirkan orang lain mas. persangkaan kita tidak sama persangkaan ALLAH kepada hambanya. kita menyangka orang lain kafir, jangan2 kita sendiri yg kafir. naudzu billahi mindzalik.sholeh dimana manusia belum tentu sholeh di mata ALLAH. jadi sekali saya menghimbau kepada siapa saja, jangan selalu berpatokan “BUNGKUS” saja, karena bungkus seringkali menipu. demikian mas maimun.

  12. Saya boleh mengkritisi 1. Arsy apa dan dinama yang dinamakan Arsy…..(Perlu pembahasan Khusus karena ini termasuk Ilmu rahasia Allah) karena Allah itu tidak bertempat Walaa takuunu kalladzi nasullah, fa ansyahum anfusahum
    Artinya : Jangan kamu seperti orang – orang yang melupakan Allah, maka sebenar nya mereka melupakan diri sendiri.
    Sebab Allah itu sangat dekat dengan Diri Kita (Jauh tidak berantara Dekat Tidak tersentuh aku lebih dekat dari Urat lehermu) dikuatkan dengan Firman Allah dalam Al-Quran :
    Dia bersamamu di mana pun kamu berada. (QS. al-Hadîd: 4) Membahasan Allah harus benarkan dulu Tauhid kita sampai dimana pelajaran yang kita dapat dan pahami tentang tauhid kalau anda mengatakan Allah Diatas lantas apa yang dinamaka Esa itu Tolong Jelaskan agar kita satu pemahaman tentang Ilmu Makrifat, Pemahaman Tentang Allah hanya bisa dipahami kalau kita sama – sama duduk dengan kalbu yang paling bersih dengan bimbingan guru yang paham tentang ilmu hak (Kebenaran) sedikit dalil / Hadis dan Firman Allah Dalam Al-Qur’an :
    1. AWALUDIN MA’RIFATULLAH
    AWAL AGAMA MENGENAL ALLAH
    2. LAYASUL SHALAT ILLA BIN MA’RIFATULLAH
    TIDAK SYAH SHOLAT TANPA MENGENAL ALLAH
    3. MAN ARAFA NAFSAHU FAKAT ARAFA RABBAHU
    BARANG SIAPA MENGENAL DIRINYA DIA AKAN MENGENAL TUHANNYA
    4. ALASTUBIRAFBIKUM QOLU BALA SYAHIDENA
    BUKANKAH AKU INI TUHANMU ? BETUL ENGKAU TUHAN KAMI, KAMI MENJADI SAKSI (Q.S AL-‘ARAF 172)
    5. AL INSAANU SIRRI WA ANNA SIRRUHU
    MANUSIA ITU RAHASIAKU DAN AKULAH RAHASIANYA
    6. WAFI AMFUSIKUM AFALA TUB SIRUUN
    AKU ADA DI DALAM JIWAMU MENGAPA KAMU TIDAK MEMPERHATIKAN
    7. WANAHNU AKRABI MIN HABIL WARIZ
    AKU LEBIH DEKAT DARI URAT NADI LEHERMU
    8. LAA TAK BUDU RABBANA LAM YARAH
    AKU TIDAK AKAN MENYEMBAH ALLAH BILA AKU TIDAK MELIHATNYA LEBIH DAHULU
    9. WAKALBUL MU’MININ BAITULLAH
    JIWA ORANG MU’MIN ITU RUMAHNYA ALLAH
    mari sama2 – kita belajar dan saling tukar Pikiran sehingga menghasilkan Ilmu yang bermanfaat amin… maaf atas kekurangan itu semata2 kehilafan saya

  13. terima kasih mas haji agus. masukan mas sangat bermanfaat sekali.

  14. Salam Ziarah… bagus sekali… teruskan perjuangan yang belum selesai…

  15. matur nuwun mas. kalau mas ada blog, kasih alamatnya, ntar saya add sekalian.

  16. betul sekali kang agus apa yg anda tulis sangat 2 bermanfaat tp semua itu masih perlu di kaji dengan seksama dan pemahaman yang jelas ……

  17. Saya Setuju Kang Adin..Belajar Ilmu Khususnya Makrifat Harus ada Guru…..(Menurut Cerita Nabi Musa Sendiri Masih didampingi Nabi Khaidir) …guru saya bilang Menutut Ilmu agama tidak ada guru yang membimbing berarti Berguru sama Syaitan..mudah2 kita semua beri petunjuk amien.

  18. Setuju Mas Agus. Matur nuwun atas tambahan komen nya.

  19. Assalam…. pak maaf sebelumnya saya mau tanya, apakah betul bila seseorang ingin dimakrifat oleh gurunya, orang itu di wajibkan berzakat ke gurunya seharga seekor kambing kira2 seharga 1 juta rupiah. dan apakah ada zkat di dunia selain zakar fitrah dan zakat maal, di jelaskan di Qur`an? mohon di jelaskan. trimakasih. Wass….

  20. Tidak ada ketentuan berzakat kepada gurunya apalagi ada hub dengan makrifat. Makrifat adalah mendekat kepada Allah. Mendekat ke Allah ya mendekat saja, lewat sholat, berdzikir, sedekah dsb. Yang wajid adalah zakat dalam rukun Islam itu. Yang lainnya adalah zakat mall dan sedekah. Dalil yg berhub dengan zakat ada di Al Baqoroh ayat 110, 177, Ali Imran ayat 180, Surat Maryam ayat 31 dan 55, Adz Dzaariyat ayat 19 dll. Guru hanya membimbing bukan penentu. Yang menentukan adalah Allah.

  21. Salam’alaikum…

    semua itu adalah hampa…
    yang dilihat dgn mata adalah fana’ (ilusi)…
    Haqiqot sebenarnya itu setelah terkelupas ke-fana’an itu…
    dan me”rasa”kan haqiqot itu dgn qolbun salim (hati yg pbuh dg selamat)….

    Jika ke-fana’an itu terkelupas maka hidup=mati dan mati=hidup…
    karena mati adalah bertemu dg ROBBIYAL ‘ALAA….
    semua itu intinya pada RUH….
    yang Qolbun Salim adalah penghubungnya….

    Tidak ada perdebatan…
    karena tdk ada logika…
    yang ada adalah “rasa” yg sama dan tidak bisa diucapkan dg kata…….

    menuju 1…. ALLOHHUAHAD….

    dan ada jalan menuju YANG 1….
    bukan sembarang jalan….
    namun SHIROTOL MUSTAQIM…..
    yang bagaimana?
    yang SHIROTOLLADZIINA AN ‘AMTA ‘ALAIHIM…
    dan bukan yang di MAGHDHUB dan bukan DLOOLLIIINN….

    akhirnya perlulah jalan itu….
    agar tidak dimurka dan sesat…..
    yang KAMIL MUTAKAMIL….
    dan Ahlul Bait….

    meski sejatinya…..
    INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJII”UUN….

    wassalam

    ^_^

  22. Terima kasih Mas Fatih. Masukan yang bagus.

  23. Wallohu ‘alam bishshowab…

    Syukron Jazilan…./ Matur suwun ingkang kathah

    Wassalam

    ^_^

  24. semoga bukan karomah, fana, kasaf, marifatulah YANG JADI tujuan hidup kita sehingga melupaka indanya mencari rido ALLAH SWT.

  25. Saya sangat setuju dengan Mas Agus Trianda yang paling atas…… Memang kalau salah pengertian untuk orang2 yang belum tau tuntutan Makrifat itu… Sulit… sebelum dia bener2 tau untk apa dy hidup, dari mana, dan mau kemana

  26. semakin tunduk.. semakin patuh ke ALLAH itulah makrifat….

  27. MAS AGUS AKU PERNAH MENDENGAR DARI KAWAN KTNYA JALAN MENUJU MA’RIFAT ADA 3 PASE APA BETUL ITU MAS,,, KLU MEMANG ADA 3 PASE MNJU MA,RIFAT BAGAIMANA MENEMUKAN NYA
    WASSALAM ACHMAD MUHAMMAD ALLAH YAA ALLAH

  28. Syahadat, sholat,zakat, haji…..adalah makrifat…Tks


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: