Posted by: Tohar | July 20, 2009

Patrap Syukur (1)


Dimanakah syukur itu? Syukur yang paling bisa dilihat adalah berada di bibir alias syukur lesan yang merupakan syukur tingkat awal. Patrap syukur yang sesungguhnya adalah berada di perbuatan alias laku, bagaimana menyikapi terhadap sesuatu lalu menjadi perwujudan perilaku sehari-hari. Mulut tidak lagi terpaku dengan kata-kata ALHAMDULILLAH, tetapi kata-kata itu sudah bisa terjemahkan dengan APLIKASI.

Syukur atas nikmat anak-anak, maka diwujudkan dengan kasih sayang dan mendidik mereka dengan baik dan tanggung jawab. Syukur karena diberi istri yang baik, diwujudkan dengan cinta kasih yang dalam, tidak pernah menyalahkan, selalu makan hidangan yang dimasak istri tanpa mengomel dll.

Syukur adalah ikhlas sebagai tahap untuk menuju ke RIDHO.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: