Posted by: Tohar | July 24, 2009

4 unsur sholat


Sholat terdiri atas 4 unsur yaitu berdiri, rukuk, duduk dan sujud. Berdiri adalah qoyum artinya mendirikan sesuatu sehingga lahirlah sikap sebagai pemikir dan pencipta (creator). Maka seorang muslim yang sudah bisa qoyum atau qiyamah bisa dipastikan akan memiliki otak yang cerdas, tidak pasif, dan bisa berfungsi sebagai problem solver. Contoh singkat, nabi dan rosul adalah pribadi-pribadi yang aktif selalu bergerak dan tidak duduk ditempat. 24 jam waktunya dihabiskan untuk memikirkan umatnya, termasuk rosul kita muhammad, menjelang ajal beliau, beliau masih mengajukan permohonannya yaitu umati..umati..umati. Beliau tidak egois, umat (orang lain) lah yang dipikirkan.

Rukuk adalah keselarasan dengan alam, sejajar dengan bumi. Duduk istirosy sebagai tahap kepatuhan atau kepasrahan dalam menerima pemberian alias sendiko dawuh, dan sujud bermakna “penghambaan, pembuangan ego atau peniadaan derajat juga sebagai perlambang permohonan ampun.

4 unsur di atas sudah lengkaplah sudah, sudah bisa menjadi patokan yang jelas bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bergerak aktif, tidak menentang alam, selalu menyesuaikan diri, yang selalu bersyukur atas nikmat ALLAH dan senantiasa memohon ampunan atas segala kesalahan.


Responses

  1. Kembalilah pada sunah …….ajarkan pada saudaramu yang lain sesuai yang disampaikan nabi…..belum lagi anda habiskan apa yang dititipkan oleh nabi anda sudah mengatakan hal yang aneh dan tidak berdasar…..anda meremhkan nabi menurut saya….anda mengajarkan saudara yang lain nabi tidak mengatakannya….pengibaratan yang anda berikan tidak munasabah….apakah anda pikir nabi bodoh???hingga ide pengibaratan melenceng ini anda dapat dan anda seakan akan yakin ibarat anda ini benar…….
    sadarlah saudara….
    banyak lagi hal yang nabi ajarkan namun kita belum pelajari…
    saya lelah mengomentari tulisan anda…..
    semoga anda mau berubah….
    setiap ajaran yang anda terima dari guru anda …sebaiknya anda rujuk pada allah dan rosulnya….ada dalam alquran dan hadits atau tidak.
    ya ayyuhalladzina amanu atiullah warrosul waulil amr minkum,fa in tanaza’tun fi syain farudduuha ilallah wa rosulih…….cukup jelas rasanya ayat diatas

  2. tidak usah mengomentari mas, biar tidak lelah. emang saya meremehkan nabi?? dimana, justru saya mengagungkan nabi karena kecerdasan beliau, niat dan tekad serta para perilaku beliau yang selalu memikirkan umat dsb…hemmm santai saja mas bastomi. tidak perlu emosi dalam memberikan komentar.

    dari komentar mas bastomi seolah jenengan adalah orang yang paling benar sendiri. namun saya malah geli dengan posting anda di internet yang menawarkan sebuah keris seharga 100 juta…aneh ya, seorang yang hebat spt anda malah berjualan keris yang katanya bertuah. bukankan site ini milik mas bastomi http://indonetwork.or.id/tomygroup/1156249/keris-berdiri.htm. tidak usah jauh menasehati orang mas, nasehati teman dekat mas itu sendiri yg percaya keris punya kekuatan dll. he he he. asyik. jualan keris ya.

  3. Wahh.. betulkah itu mas bastomi? he.he. kalo betul jadi aneh dunx, Rosul ga pake keris kalee, naiknya onta bukan mobil, o ya kayaknya Rosul jg ga pernah ngajarin pake internet, rumus pitagoras, baca alphabet, nulis AL Qur’an, pake speaker d masjid, kemana2 jg ga bawa HP, o ya Rosul pake uang krtas yg ada gambar uangnya apa enggak ya?
    padahal saya nglakuin smwa yang tak sbutin tadi, trus saya sesat banget dunx??? mohon koreksinya mas bastomi

  4. kembalilah pada sunah bukan bidah, keris itu yang bertuah, dihuni jin, dan dipercaya punya kemampuan mendatangkan ini dan itu adalah bidah, bahkan syrik. tampaknya ada contoh nyata dari surat Al Baqarah ayat 8 – 15

  5. Memang terkadang ada orang yang kaku, saklek, tidak lentur/tidak toleran, ada yg memahami ayat dan sunnah hanya berdasar pemikiran sendiri tanpa pengetahuan ahli tafsir yg tau SELUK BELUK dan SEBAB turunnya suatu ayat.
    Sedangkan nabi Muhammad sendiri sangat toleran/lentur. Di negeri ini kenapa banyak yang MELARANG sesuatu yang TIDAK dilarang oleh Rosul?
    Ada yg melarang membaca Yasin/yasinan, melarang wiridan bersama dll. Mengagungkan Asma Allah kok dilarang.
    Ingatkah bahwa hanya Allah dan Rosul-Nya yang tahu. Maknanya, jk tidak dilarang bukankah itu artinya diperbolehkan? Sejauh kita sadar diri bhw kita adlh makhluk, dan semua tindakan kita untuk mendekatkan diri kepada ALLAH semata.

  6. setuju mas dudik. akur deh. matur nuwun sudah mampir….

  7. emang orang aneh, disatu sisi beliau begitu fasih dengan dalil-dalil, disisi lain kok ya percaya sama keris yang katanya betuah! sampai di jual lagi. ya kalau gak suka sama tulisan kang tohar ya jangan buka blog ini mas, bikin blog aja sendiri.
    urusi aja diri sendiri,sudah khusu belum sholatnya, jangan-jangan waktu sholat malah khusu ke keris bukan ke Allah.

  8. mengingat Allah jauh lebih utama dari pada mengingat keris, bukan begitu mas bastomi?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: