Posted by: Tohar | July 26, 2009

Teken kontrak syahadat


Syahadat adalah kontrak kita kepada ALLAH. Sekali ikrar mengucap syahadat maka secara otomatis kita terikat dengan konsekuensinya. Karena merupakan kontrak, maka peraturan-peraturan dalam kontrak ini harus disepakati, harus dipenuhi. Kalau tidak dipenuhi, akan kena sanksi-sanksi tertentu. Bersyukurlan bahwa pemberi kontrak ini sangat berbaik hati, meskipun penerima kontrak ini sering mengingkari, si pemberi kontrak ini tetap mau menerima dan memberikan maaf, selama pengingkaran kontrak ini tidak menyalahi satu klausul yang fatal yaiti SYIRIK alias menyekutukan ALLAH. Meskipun si pemberi Kontrak ini sangat baik hati, janganlah lalu mempermainkannya, karena jangan sampai dicap dengan orang yang leda-lede alias plin plan, karena orang plin-plan ini juga tidak akan terpakai. Pemberi Kontrak akan mencari partner yang lebih tegas dan serius. Pemberi kontrak ini tidak lain adalah ALLAH dan penerima kontrak ini tidak lain adalah manusia, diri kita sendiri. Sekali bersyahadat, maka bersyahadatlah setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari dan selamanya. Syahadat adalah nafas kita, syahadat adalah laku kita sepanjang masa. Jangan biarkan syahadat ini lepas dari diri kita.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: