Posted by: Tohar | August 30, 2009

The power of ALLAH


Sudah lama saya tidak mengupdate blog ini karena memang baru sibuk dengan kerjaan dan juga karena kebetulan sering keluar kota. Kemarin, selama 2 hari, 29-30 Agustus 2009, saya habiskan waktu di acara Training of Trainers, 1rt One Thousand Generations. Alhamdulillah dalam acara itu saya bisa ketemu dengan teman-teman dari seluruh Cabang Shalat Center di Indonesia. Banyak hal yang bisa saya petik, yaitu khususnya betapa besar daya dari ALLAH (the power of ALLAH). Semoga intisari berikut ini berguna dan bermanfaat.

Kunci untuk mengenal ALLAH dan merasakan daya-Nya bukanlah kepandaian otak, pengetahuan agama yang tinggi, bahkan hafal al quran, hafal hadist, juga bukan karena status kekayaan, ataupun juga derajat. Juga bukan karena laku tirakat, puasa mutih, kungkum, pati geni sehari semalam. TIDAK. BUKAN ITU.

Kunci untuk mengenal ALLAH dan bisa merasakan keberadaan adalah MAU, RELA dan IKHLAS. Yaitu RELA tubuh ini menerima ALLAH, rela untuk di sentuh, di isi oleh ALLAH. Relakan pikiran ini diisi oleh ALLAH, ikhlaskan hati ini disentuh ALLAH… relakan seluruh tubuh ini dialiri oleh ALLAH…..hilangkan semua beban.. biarkan tubuh ini relax, santai…dan biarkan tubuh ini dikehendaki oleh ALLAH…..maka secara otomatis.. ruh ini akan naik perlahan dan duerrr………………serrrrrrrr getaran yang sangat kuat akan masuk kedalam tubuh.. bergetar dengan kencang…bahkan menangis….dan dari mulut ini hanya mengagungkan ALLAH.. ALLAH.. ALLAH………….biarkan saja.. biarkan saja ALLAH menyentuh diri ini dan biarkan ALLAH membelai diri ini dan biarkan hati ini diisi oleh ALLAH.. ALLAH … ALLAH.. ALLAH.

Ternyata mengenal dan merasakah daya ALLAH tidak susah, tidak neko-neko, tidak perlu cara yang aneh-aneh. Hanya NIAT.. PERCAYA..DAN RELA.

Penasaran??? Cobalah sendiri di rumah….lalu rasakan sensasinya. Setelah bisa merasakan.. sebarkanlah kepada teman-teman yang lain…


Responses

  1. Kalau hamba Ku bertanya tentang Aku, katakanlah bahwa Aku ini dekat, bahkan lebih dekat dari urat leher manusia.

    dan dimanapun kamu menghadap disitu wajah Allah.

    dan Allah maha meliputi.

    (hem…hanya hembusan napas panjang…dan panjang…dan menyadari bahwa napas ini adalah pinjaman dari Allah)

  2. rangkuman di atas adalah sebagai salah satu pembuktian saya selama ini ternyata tidak susah mencari ALLAH itu. perlu adanya brainstorming bahwa ALLAH bukanlah cahaya gemerlap dsb.. ALLAH menyelimuti segala sesuatu dan pengertian inilah yang sebenarnya kepingin saya sampaikan, cak. cahaya gemerlap inilah gambaran saya dahulu kalao sudah melihat cahaya sudah duerr… padahal bukan itu sebenarnya…

  3. he..he..he..

    Ya kang, Allah bukan hanya sampai dicahaya saat berjalan pada Allah.

    Bahkan pada saat Gempa kemarin dijakarta, saya seperti melihat Allah ada disana


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: