Posted by: Tohar | September 9, 2009

Waspada memasuki 10 hari terakhir ramadhan


20 hari hampir terlampaui dan malam nanti kita akan memasuki malam ke 21, yang sering disebut juga dengan malam selikuran. Dan dalam 10 malam terakhir inilah dambaan kaum muslimin dengan Lailatul Qodar, malam seribu bulan, malam-malam penuh berkah dan ampunan. Siapa yang tidak mendambakan untuk mendapatkan anugerah ini? Tetapi..hati-hati, jangan terjebak di rutinitas di 10 hari terakhir ini. Jangan asal grubyak-grubyuk, iktifaf di masjid, tadarus al quran dsb. 10 hari terakhir bukan tradisi, melainkan hari-hari terakhir kita akan diuji soal keistiqomahan dalam beribadah.

Luruskan niat karena ALLAH, bukan karena pengin mendapatkan lailatul qodar. Tidak usah muluk-muluk dengan lailatul qodar. Lailatul Qodar adalah hak ALLAH, tidak usah diharap dapat atau tidak, tetapi berharaplah dekat dengan ALLAH. Datang ke ALLAH. Jalankan ibadah karena ALLAH, mengharapkan ampunan dan ridho-Nya. Jangan lupa luruskan kembali niat berpuasa, karena umumnya menjelang akhir, timbul rasa malas, jadi ketika sahur asal makan saja tanpa berniat yang jelas, tanpa berdoa yang khusyuk. Jangan terbayan-bayang dengan lebaran, makan enak, pakaian bagus. Ndak usah, kesampingkan dulu. Jalani hari ini dengan serius, besuk ya besuk, kita harus menyelesaikan saat sekarang ini.


Responses

  1. Bener kang, luruskan niat karena Allah swt, bukan karena pingin lailatul qodar.

    Pingin boleh tapi tetep jaga niat utamanya Allah, dan Allah.

    saya pun masih berharap semoga Allah swt, berkenan memberikan anugerah lailatul qodar.

    memasukan cahaya Al Qur’an itu kembali ke dalam dada sehingga seperti suntikan enargi baru yang mampu mendongkrak semangat kita bermujahada dihari-hari berikutnya setelah Ramadhon usai.

    Lailatul qodar itu adalah cahaya (inti) Al Qur’an yang Allah turunkan kedalam dada manusia.

    Indah kang rasanya.

  2. sekedar refleksi saja Cak, biar tidak terjebak atau salah kaprah, ramai-ramai berbuat sesuatu tetapi lupa pada inti alias yang dituju. soalnya saya juga sering seperti ini Cak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: