Posted by: Tohar | October 15, 2009

Miyabi oh miyabi


Melihat foto Miyabi, Maria Ozawa, si bintang film porno dari Jepang nampak wajah yang sangat cantik, body yang sexy…dan saya yakin semua pria pasti suka melihatnya. Saya katakan.. “SUKA”, bukan dalam konotasi yang lain. Wajah itu begitu bersih dan imut sehingga tidak nampak kesan nakal atau binal. Lalu.. ketika Miyabi ini mau datang ke Indonesia.. ramai-ramai orang menolaknya seakan Miyabi ini barang najis mugholadoh (kayak anjing saja ya). Saya kok mikir..kenapa orang-orang pada latah.. menolak kedatangannya, tetapi.. kalau mau jujur.. yang ramai-ramai menolaknya juga senang dengan film porno. Bahkan MUI juga melarang Miyabi ini datang dan yang lebih lucu lagi,FPI malah bersedia mati untuk menolak kedatangan Miyabi. Kok lucu ya….mati kok hanya demi untuk menolak kedatangan bintang film porno.

Pertanyaan saya adalah, apakah memang si Miyabi ini lebih berbahaya dibandingkan dengan para pejabat tinggi Indonesia yang korup? Lebih berbahaya mana dengan pembabatan hutan sehingga jadi gundu? Bahaya mana dengan menjual aset negara ke luar negeri?

Tidak selamanya yang busuk itu busuk terus. Dari yang busuk pun akan muncul sumber kehidupan, lihat saja… kotoran hewan, berbau busuk kan, tetapi jika dimanfaatkan dengan benar, maka kotoran hewan ini bisa jadi kompos. Nah…Indonesia adalah negara dengan umat muslim terbesar di dunia.. apakah penolakan terhadap Miyabi ini diajarkan dalam Islam?? Kenapa kita tidak menunjukkan sikap yang santun, yang terbuka kepada siapa saja, kepada penjahat, termasuk juga si bintang film porno ini? Siapa tahu dengan sikap tangan terbuka dalam menerima Miyabi ini malah bisa membuat hatinya terketuk dan akhirnya bisa bertobat?? Allah saja mau menerima siapa saja yang datang kepada-NYA.. lha mosok kita yang makhluknya tidak mau menerima Miyabi?? Pertanyaan lanjutan, apakah kita sudah lebih suci dari Miyabi??? Lalu apa bedanya Miyabi dengan kyai yang menghamili santrinya, pejabat yang membooking mahasiswi, pejabat yang korup??


Responses

  1. ada bedanya pak antara miyabi dgn pejabat yg booking mahasiswi. klo miyabi berani menunjukkan siapa dirinya sebenarnya, sementara pejabat sembunyi2…🙂

  2. Sama-sama berbahaiya pak, pejabat yg korup sangat berbaya, Miyabi lebih sangat berbahaya bagi generasi muda bangsa indonesia, masak sibintang porno mau diliat, banyak kerjaan yang lain lebih berbobot dari pada myyabi, lebih baik kerjaan yg mendatangkan manfaat kepada anak muda indonesia, ya kan, he he he.

  3. berbahaya tetapi tidak harus menolaknya untuk datang. meskipun miyabi tidak datang, apakah itu menjamin moral bangsa indonesia tidak bobrok?? sebelum isue kedatangan miyabi ke Indonesia, bukankah peredaran VCD porno jg merajalela? semua berpulang pada diri kita sendiri, yang hrs jeli dalam menyikapi sesuatu alias jangan latah. siapa tahu dengan penerimaan kita yang santun, membuat miyabi sadar?? kalau menolaknya secara vulgar itu sama saja kita antipati mas.

  4. senyum lagi…🙂 , Gimana urusan kemaren di jakarta Kang? semoga lancar. Maaf jadi tidak ketemu di Jakarta kemaren.

  5. belum selesai cak.insyaallah setiap bulan ada acara ke jakarta. 3 atau 4 hari lah. masih banyak waktu utk bisa ketemu cak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: