Posted by: Tohar | October 25, 2009

Aku tidak tahu


Betapa sulitnya melepaskan diri dari cengkeraman tubuh ini. Tubuh yang terbuat dari tanah ini mengikat kuat dan sudah menguasai serta membelenggu ruhani. Kapankah ruhani ini terbebas dari belenggu dan melesak ke alam raya dan menuju kepada Yang Tidak Terhingga? Akankah menunggu saat sakaratul maut…..Kapankah ruhani ini terbebas dari gemerlap dunia dan lalu menuju ke alam cahaya….nur ala nur…. Lalu ku bertanya, dari manakah aku berasal dan kemanakah nanti aku kembali? Bisakah aku kembali kepada asalku. ke alam kelanggengan yang berselimutkan cahaya kemilau dan berkabut serta terselimuti oleh kasih-NYA? Duh.. Gusti.. aku bingung..aku semakin tidak tahu akan diriku ini, bimbing aku Ya Allah… jangan tinggalkan aku.


Responses

  1. Saat ini, bukan malam dan bukan pula siang, bukan esok dan bukan mendatang. Saat ini adalah.. kala berdiri, duduk dan berbaring, Ingat Allah.
    Sungguh-sungguh – Teguh.

  2. inni wajahtu wajahiya lilladzi fatoros samawati wal alrd.. dan semakin teguh.. semakin tidak tahu dan demikian seterusnya…dan akhirnya…pasrah.. ku ikuti kehendak-Mu, Ya Allah..

  3. Semakin tahu ternyata semakin bodoh, dan ternyata semuanya ada di Allah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: