Posted by: Tohar | October 28, 2009

Kodrat ALLAH


Percaya kepada ALLAH, Malaikat ALLAH, Kitab Allah, Rosul-rosul ALLAH, Hari Akhir dan Qodho & Qodar. Itu adalah rukun iman, singkat, padat dan jelas. Nomor 1 sampai nomor 5 adalah sangat jelas dan semua muslim jelas mengimaninya. Namun satu hal yang terlupakan adalah rukun iman yang nomor 6, Percaya Qodho dan Qodar ALLAH. Dan.. seringkali kita mengingkari rukun iman ke 6 ini. Duh….kok mengingari, dimana letaknya?

Qodho dan Qodar dalam bahasa sederhana adalah ketentuan ALLAH alias kehendak ALLAH alias kodrat ALLAH. Kodrat yang harus dijalani oleh seluruh makhluknya setiap HARI, tetapi yang sering keluar adalah manusia hanya MAU yang baik-baik saja. Ketika mendapatkan yang tidak baik (versi manusia tentunya), selalu muncul pertanyaan, kok rezekiku seret, kok pangkatku tidak naik-naik, kok aku sakit, kok aku kecelakaan? Keluarnya kok dan kok terus. Ini adalah Penyangkalan dan secara hakekat, kita bisa diberi stempel “BELUM BERIMAN”. Hem.. kok ngeri amat ya.

Iblis tergelincir dari surga karena gagal di Rukun ke 6 ini, dia MENOLAK kodrat ALLAH, yaitu terhadap penciptaan Nabi ADAM. Tidak mau sujud ke ADAM, karena Iblis merasa dirinya lebih unggul. Akankah kita seperti iblis, yang ingkar akan ketentuan ALLAH???

Percaya rukun iman yang ke 6 artinya menerima semua pemberian ALLAH dengan tangan terbuka, dengan syukur, berpositif thinking. Jangan selalu menggunakan rumus matematika ; 1 + 1 = 2. Mau baik, ya harus mau yang tidak baik…konsekuensi logis kan?? Na’am….na’am..

Disarikan dari TOT, Jatibening 29/30 Sept 2009.


Responses

  1. BENAR2 ENGGAK NGERTI…….

    Qodho dan Qodar dalam bahasa sederhana adalah ketentuan ALLAH alias kehendak ALLAH alias kodrat ALLAH. Kodrat yang harus dijalani oleh seluruh makhluknya setiap HARI.?

    Ketentuan = kehendak???

    MENOLAK kodrat ALLAH? Bisakah……

    Akankah kita seperti iblis, yang ingkar akan ketentuan ALLAH???
    Ketentuan apa perintah Allah???

  2. ditentukan maka harus dilaksanakan = perintah

  3. menolak kodrat allah = tidak mau terima dengan kodrat (bahasa indonesia adalah takdir). tidak ada yg bisa menolak, tetapi mengingkarinya

  4. susah senang bukan urutan tetapi pilihan.
    MENANAM MEMANEN adalah urutan, bukan pilihan
    KITA bisa saja senang terus, baik saat menanam apalagi saat-saat memanen

  5. subhanAllah….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: