Posted by: Tohar | October 30, 2009

Mulia disisi ALLAH


Tidak perlu mengagung-agungkan kelompok atau golongan, tidak perlu mengagung-agungkan si ABAH.. tidak perlu merasa bangga karena keturunan raja, atau sesepuh, atau keturunan Kyai A atau bahkan keturunan Sunan atau Wali..dsb. Tidak perlu merasa bangga karena rajin puasa senin-kamis, rajin tadarus al quran, juga tidak usah berbangga diri karena hafid quran. Itu semua tidak ada artinya, karena yang mulia disisi ALLAH adalah hamba yang bertaqwa.. inna akromakum inda allahi atqokum..

Apapun statusnya.. yang dilihat dan diterima ALLAH adalah ketaqwaan. Jadi, ayo tanggalkan semua status untuk menghadap ALLAH. Lihatlah alam semesta, lihatlah bulan, matahari, air, tumbuh-tumbuhan… Belajar dan berkacalah pada mereka…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: