Posted by: Tohar | November 5, 2009

teguh, keukeh, pasrah


Pernahkah mengamati pohon-pohon ketika siang hari atau malam hari? Pernahkah mengamati pohon-pohon berdiri diterpa angin? Bagaimana reaksinya? Bergoyang lalu kembali lagi tegak berdiri. Ketika diterpa angin yang sangat kencang, kembali bergoncang sangat kencang bahkan hampir rubuh, tetapi lalu mengembalikan diri ke posisi semula, kembali tegak berdiri dengan tenang. Kalau tidak bisa mengembalikan ke posisi semula akhirnya roboh dan tumbanglah pohon itu.

Kenapa bisa demikian? Jika diamati, ada sesuatu yang bergerak disini, pohon ini selalu bergerak untuk mencari keseimbangan, selalu berusaha untuk kembali ke posisi awal, bukan terbawa angin terus. Sekuat apapun angin menerpa, dia akan berusaha kembali ke posisi semula terus menerus dan dia tidak melawan angin itu. Mengikuti dan kemudian mengembalikan diri. Ada unsur teguh, keukeh, kuat dan juga pasrah disini. Angin yang kuat bukanlah ancaman, melainkan membantu membuat akar pohon semakin kuat, batang semakin kuat dan dahan semakin kuat pula.

Mau belajar hidup? Belajarlah pada pohon-pohonan itu. Angin tidak ubahnya permasalan hidup, jangan terseret terlalu jauh. Ketika mengalami hal yang tidak enak atau problem seberat apapun, segera cari keseimbangan diri, tegakkan diri, teguhkan hati, kembali ke ALLAH. Demikian seterusnya. Kalau tidak mau seperti, maka tumbanglah kita ini terkena badai kehidupan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: