Posted by: Tohar | November 18, 2009

Idul Qurban


Idul Qurban apakah selalu identik dengan menyembelih dengan hewan kurban. Iya, tetapi apakah hanya berakhir dengan menyembelih hewan quran dan lalu membagi dagingnya ke fakir miskin? Kalau hanya menyembelih dan membagi daging itu menjadi tolak ukurnya, maka selesailah kurban itu sendiri, tidak ada bahasan lain.

Idul Adha atau Idul Qurban tidak lain adalah perlambang manusia berperang melawan hawa nafsu sendiri, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrohim, memupus cinta kasih kepada anak yang sangat dicintainya demi melaksanakan wahyu ALLAH. Menyembelih disini bermakna membuang semua angan-angan, penglihatan, pendengaran, ucapan yang tidak manfaat maupun nafsu hewani yang bersemayam di dalam diri ini. Jika nafsu-nafsu itu sudah dibuang, maka yang ada adalah jiwa yang tenang untuk kembali kepada Tuhan nya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: