Posted by: Tohar | November 23, 2009

Islam itu sederhana (1)


Sulitkan menjalani agama Islam? Bisa sulit, bisa mudah, semua tergantung pada setiap diri yang menjalaninya. Akan terasa sulit selama masih menggunakan otak, selalu menggunakan logika. Akan terasa indah, terasa mudah jika menggunakan ruhaninya.

Dalam menjalani Islam, apakah harus berpatokan kepada para kyai-kyai khos, kyai besar tersebut? Apakah harus berusaha menghapal puluhan hadist, mambaca kitab kuning, menghapal al quran? Bisa menghapal hadist, bisa membaca kitab kuning bahkan menghafal al quran adalah sangat baik, tetapi cobalah untuk melihat kemampuan diri sendiri, karena setiap orang memiliki maqom sendiri-sendiri dan itu tidak sama.

Kembali saja ke tatanan yang sederhana, yaitu tatanan benar dan salah. Masih mumet, baca saja siroh nabawiyah, disitu akan termaktub perjalanan rosululloh. Teladani saja. Bagaimana beliau berdagang, bagaimana beliau bertemu dengan orang kafir, bagaimana dia dikhianati, disakiti dan beliau tetap tersenyum. Bagaimana beliau menghormati istri-istrinya? Tiru saja semua itu. Sudah lebih dari cukup. Selain itu, lengkapi dulu yang wajib, jika sudah, yang wajib ini ditresnani, biar tidak dianggap sebagai beban. Yang sunah-sunah, ntar belakangan saja.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: