Posted by: Tohar | January 8, 2010

Gus Dur, abang ditendang, abang disayang


Dulu ketika masih menjabat jadi Presiden, banyak yang menghujatnya dan sekarang setelah beliau wafat, ramai-ramai orang mengelu-elukannya bahkan diusulkan sebagai pahlawan bangsa. Orang Indonesia memang suka latah, ketika yg lain menghujat lalu ramai-ramai ikut menghujat, ketika satu pihak besar lainnya memuji, lalu ikut-ikutan memuji. Gus Dur adalah manusia biasa dengan segala kelemahan dan kelebihannya. Kelemahan atau kejelekan ditingalkan atau lupakan saja, yang baik-baik dikenang, dan ditiru. Jadi biasa saja, tidak usah berlebihan dalam menghormatinya. Ada pula yang menganggap Gus Dur itu Wali Allah, ya silahkan saja. Apapun Gus Dur, beliau adalah saudara muslim kita, sudah selayaknya kita ikut mendoakannya. Jadi itu saja, sekali lagi tidak usah neko-neko dalam menyikapi meninggalnya Gus Dur.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: