Posted by: Tohar | January 19, 2010

Foto Pre-Wedding haram dll, fatwa yg lucu


Membaca fatwa yg dikeluarkan oleh para kyai dari Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur di Ponpes Lirboyo, tak ubahnya seperti membaca cerita lucu atau lawakan Srimulat. Kadang terkesan para kyai ini kurang kerjaan, sedikit-sedikit mengeluarkan fatwa haram. Apa tidak ada kerjaan lain yang lebih bermanfaat untuk umat? Simak saja, foto pre-wedding haram. Lebih haram mana para pejabat yang korupsi uang negara juga sekaligus uang rakyat? Lebih bahaya mana foto pre-wedding dengan dana pembangunan jalan yang diselewengkan?

Ketika mengeluarkan fatwa haram, apa para kyai itu sudah menyiapkan piranti atau alternatif pekerjaan kepada para fotographer itu? Apa para kyai siap memberikan makan bagi para pekerja foto yang terkait?

Seperti kasus ojek wanita, dianggap haram karena sulit menghindar dari maksiat. Pertanyaanya adalah maksiat yang mana? Maksiat itu yg tahu adalah si pelaku bukan orang lain. Lagian mau kerja apalagi kalau yang dia mampu cuma. Mau jadi pembantu, dpt penghasilan berapa? Sementara suaminya sudah kabur dengan wanita lain sementara dirumah ada beberapa mulut yang harus disuapi dengan makanan? Apa perut ini bisa diisi dengan fatwa haram?

Termasuk rokok haram, apa MUI berani didemo para petani tembakau, apa pemerintah sendiri siap kehilangan pajak yang besarnya trilyunan rupiah. Jika rokok benar-bernar diharamkan dan dilarang dan seluruh pabrik rokok spt Djarum, Gudang Garam, Bentoel, Sampurna ditutup, apa para kyai siap menampung dan menafkahi seluruh pekerja rokok? Apa para LSM yang menggembar-gemborkan soal rokok haram berani menanggung segala akibat yang akan muncul.

Agama islam itu agama yg sangat santun, ning do ora ngerti Islam itu sing spt apa. Yang selalu dibicarakan sedikit-sedikit DINUL ISLAM? Dinul Islam yg seperti apa sih? Dikit-dikit mau bentuk negara yang sesuai dengan Dinul Islam. Coba di pahami dulu Rukun Islam dan Iman terlebih dulu. Islam adalah rakmatan lil alamin, bagaimana kita berbuat keselamatan kepada diri sendiri dan juga kepada orang lain, termasuk kepada alam semesta.

Dari pada mikir foto pre-wedding dan rebonding haram, coba itu seluruh pejabat diceramahi biar tidak pada korupsi. Coba itu warganya diajak menjaga kebersihan, atau menanam pohon di hutan yang gundul biar tidak banjir. Baru itu yang disebut KYAI yang jempolan.


Responses

  1. Baca dulu dong fatwanya.. Jangan sepotong-potong.

    Foto pre wedding haram jika ditampilkan foto yang mesra seperti layaknya suami istri.

    Sedanglan untuk rebonding, Rebonding Tak Diharamkan Asal Obatnya Halal. Karena selama ini beredar obat rebonding yang haram.

    Rokok diharamkan bagi anak-anak, remaja, wanita hamil. Merokok di tempat umum juga haram,
    Sedangkan rokok bagi selain anak-anak, remaja,wanita hamil, dan di tempat umum, hukumnya makruh.

    Ojek wanita haram karena selama ini ada kasus ojek wanita yang cenderung maksiat. Jadi lihat kondisinya juga dong. sayangnya media kadang memotong-motong ucapan ulama.

    Kalao Korupsi jelas diahramkan apra ulama… ada yang berani bilang ulama menghalalkan korupsi?.. Hati-hatilah kalau menulis.

    Hormatilah para ulama..

  2. terima kasih atas masukan dari mas ismeth. komentar spt yang jenengan sampaikan itulah yang memang saya tunggu-tunggu. sedikit tambahan bahwa anak kecil, wanita tidak perlu difatwakan soal merokok juga sudah jelas kang. boleh saja berfatwa tetapi sebenarnya ada yg jauh lebih penting dari sekedar soal foto prewedding, rebonding dan rokok. ada kang, yaitu TAUHID dan akhlakul karimah. kedua hal ini yg sering terlupakan. silahkan diresapi saja.

  3. ya kang tohar, sependapat dengan kalian berdua. prewedding bisa haram kalau aksi fotonya mesra semesra suami istri (lho padahal kan baru mau nikah) kalau mau foto halal namanya post wedding tapi khan ya jarang dicantumin diundangan.

    Merokok menjadi haram kalau dengan merokok dapat menganggu orang lain, selebihnya ya silahkan dilihat azas manfaatnya saja.

    Ya, dan yang terpenting adalah akhlak mulia.

  4. setuju Cak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: