Posted by: Tohar | March 10, 2010

An Nafs (2)


Tidur dan lalu bermimpi. Mulut terkunci, mata terpejam, bahkan suara bising diluarpun tidak terdengar, tetapi kita dalam mimpi itu kita berbicara, juga kadang merasa takut terhadap peristiwa yang mengerikan, kadang juga merasa bahagia karena bertemu dengan teman lama. Lalu siapakah yang berbicara itu, siapakah yang mendengar itu? Terkadang lidah ini merasakan lezatnya makanan yang dihidangkan dalam mimpi itu. Lalu siapakah yang merasakan makanan ini?? Berbicara tetapi bukan mulut, mendengar tetapi bukan telinga, melihat tetapi bukan mata, berjalan tetapi bukan kaki. Lalu siapakah itu??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: