Posted by: Tohar | April 29, 2010

Untuk ke Allah lepaskan keterikatan dgn bumi


Kenapa sulit sekali online ke Allah. Kuncinya sebenarnya sederhana yaitu karena keterikatan dengan bumi yang sangat kuat. Seperti halnya sebuah pesawat terbang bagaimana beratnya ketika mau lepas landas, berapa aftur yang dibakar. Ribuan liter dibakar hanya utk lepas landas saja. Sama juga dengan kita, akan membutuhkan usaha yang keras untuk melepaskan diri dari keterikatan terhadap bumi ini. Makanan, istri, anak, jabatan semua adalah unsur-unsur bumi. Lepaskan…buang dari angan-angan. Pusatkan perhatian hanya ke Allah. Hadapkan saja.. hadapkan saja dan teguhlah. Lalu pasrahkan saja…Ya Allah aku datang kepada-Mu. Tuntun aku.. tuntun aku tuntun aku…..Maka ketika keterikatan dengan bumi ini lepas.. maka SERR……sambutan Allah juga sangat terasa dengan cepatnya…aku ora biso opo-opo, sing biso mung Gusti…Gusti sing ono, Gusti sing Moho Tunggal…. DER.. rasakan saja.


Responses

  1. Maksud MELEPASKAN itu bgmn, mas??

  2. Jangan dibawa ke dalam dzikir atau patrap atau sholat.

  3. Mas haji, bila saya melakukan patrap atau dzikir yg mendalam knp dlm penglihatan saya kok langsung tertuju kpd yg lain spt org mimpi, apakah yg dinamakan SADAR kita tdk boleh sedetikpun terlena/tertidur??

  4. Pada saat tertuju kpd yg lain spt orang mimpi, Gus Pur sadar ndak kalau sedang patrap?? Kalau sadar berarti Gus Pur sedang diberi penglihatan. Kalau tidak sadar berarti Gus Pur sedang mimpi. Kondisi patrap harus sadar betul dengan sadar makan akan tahu kondisi sekeliling, tahu apa yang sedang diwiridkan (doa nya) dsb. Kedua, gambaran itu yg saya sebut fenomena, dibiarkan saja dan langsung di alihkan kembali ke Allah.

  5. Hal inilah yg membuat saya jadi bingung!! Bgmn mempesepsikan Allah bila sdh memasuki tahap hening dan ketika kita berdzikir, sholat, patrap kita harus sadar bhw kita berdzikir, sholat, patrap atau apa yg hrs dilakukan agar tetap sadar dan nyambung ke Allah, mas??

  6. Tidak perlu mempersepsikan karena memang tidak butuh persepsi. Hadapkan saja karena Allah adalah serba MAHA, kemana saja kita menghadap disitulah ada Allah. Agar tetap sadar yaitu tetap fokus ke Allah saja. Istilahnya teguh ke Allah dan ke Allah. Apapun kembalikan ke Allah. Hidup, mati, nafas dll adalah milik Allah.

  7. Bgmn dgn ibadah yg sifatnya habluminannas, apakah dlm berbuat kpd sesama mahluk kita landaskan karena Allah, mas?? Bgmn contohnya??

  8. Bersedekah adalah termasuk habluminannash, kalau bukan karena ALLAH pasti yg muncul adalah rasa sombong dan riya. Menolong orang di tengah jalan yg mobilnya mogok, di tengah malam, lalu ikut mendorong kalau bukan karena Allah, pasti tidak mau karena takut jangan-jangan itu nanti perampok dsb.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: